Jumat, 17 Oktober 2014

PLN, ketahuilah!





Halo teman-teman pembaca blog. Lama sudah tak menulis di blog tercinta ini. Biasalah, mahasiswa semester I kegiatannya dipadati oleh tugas dan berbagai aktifitas lainnya. Tulisan kali ini mau berbagi ide seputar PLN.
Tentu sudah tak asing lagi dengan salah satu BUMN ini, PT PLN (Persero) alias PLN tentu yang berjasa menyalurkan pasokan listrik ke tiap penjuru Nusantara, sehingga kita bisa memperoleh penerangan dari bohlam, menyalakan peralatan elektronik, dan yang lainnya.
Namun, berkaca pada salah satu ungkapan pepatah “tak ada gading yang tak retak”, tentu saja demikian halnya dengan PLN. Oleh karenanya, untuk memperbaiki, membenah diri sekaligus meningkatkan kualitas pelayanannya, berikut beberapa ide-ide maupun saran+kritik dari saya personal untuk PT PLN (Persero)

-Pelayanan listrik prabayar
Salah satu kemudahan yang kini dihadirkan oleh pihak PLN adalah listrik Prabayar alias konsep listrik isi ulang. Namun terkadang dalam pelayanannya mengalami gangguan saat akan membeli voucher listrik. Katanya sih lagi gangguan. Ya, mohon jangan sampai sering terjadi lagi ya. Salah satu alasannya, listrik kini bisa dianggap sebagai kebutuhan pra-premier, jadi juga untuk mendukung mobilitas netizen agar lancar.

  • Sering Padam
Tentu ini merupakan hal yang sangat mengesalkan. Bayangkan, saat sedang melakukan berbagai aktifitas, terutama yang menggunakan listrik ataupun pada saat malam hari, lalu tiba-tiba listrik padam, aktifitas bisa kacau, konsentrasi buyar, dan masih banyak problema lain. Tak hanya itu, berbagai sumpah serapah pun dilontarkan oleh masyarakat, apalagi pada saat malam hari, terutama ibu-ibu yang sedang menonton sinetron kesayangan. Jadi, sebisa mungkin hindari masalah padamnya listrik apalagi yang berlarut-larut lamanya. 
  • Situs atau Website
Situs PLN sendiri cukup user friendly. Namun, terkesan rapuh dan tak hidup. Sebisa mungkin perbaiki tampilannya dan koreksi tools yang tersedia untuk kemudahan bagi costumer dalam pemantauan via online.

  • Perluasan ke Pelosok dan Pengembangan
Sungguh miris melihat masih ada daerah di Nusantara yang tidak terjamah oleh layanan listrik dari negara. Terutama daerah-daerah yang sekiranya secara geografis memerlukan listrik untuk penerangan, misalnya pada daerah perbukitan. Daerah perbukitan sangatlah memerlukan penerangan yang optimal karena dengan penerangan yang optimal akan sangat membantu masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan terhindar dari bentuk-bentuk kecelakaan saat gelap karena minimnya penerangan. Negara SEHARUSNYA sanggup merealisasikan perluasan akses listrik ke daerah-daerah, misalnya saja menyediakan alat-alat pembangkit listrik yang bisa memanfaatkan alam agar masyarakat bisa mengolah dan menikmati listrik dari listrik mandiri yang sudah difasilitasi oleh pemerintah maupun negara.

  • Alternatif
Salah satu bobroknya konsep adalah masih terpakunya pada fosil ataupun batu bara sebagai sumber penghasil listrik. Coba berkaca pada negara-negara lain, Jepang memanfaatkan berbagai hal sebagai penghasil listrik, misalnya menggunakan panel surya yang memanfaatkan panas dari matahari. Ataupun di Belanda yang turut memakai kincir angin sebagai penghasil energi listrik. Tentu masih banyak alternatif dari alam yang bisa kita manfaatkan, misalnya kincir air, memanfaatkan bendungan atau waduk sebagai penggerak kincir ataupun turbin yang dapat menghasilkan energi listrik, memanfaatkan energi panas Bumi.

  • Relasi
Jika Indonesia sekiranya masih belum sanggup jika mengadakan semisalnya kincir angin, maupun perluasan panel surya, ya bisa melakukan hubungan kooperatif dengan negara lain, bukan?


Oke, sekian saja ide, saran sekaligus kritik dari saya untuk PT PLN (Persero). Semoga kedepannyan PT PLN (Persero) bisa semakin meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat luas. AMIN.

Minggu, 28 September 2014

Senja Oren dan Air Garam

Sayup-sayup ombak hingga ke ujung teluk
kala itu senja berkaca di cermin samudera
nyala oren turut hangatkan seisi relung
menguasai, menaklukkan tegangnya semesta

Rabu, 03 September 2014

Dengan Kata 'Seperti'



Seperti kutukan yang mengikat
Seperti darah yang pekat
Seperti dongeng yang menjadi nyata
Seperti awan di kala senja yang menghangatkan jiwa

Rabu, 23 Juli 2014

Bitcoin Gratis, Dollar Gratis


Tanpa mau panjang lebar saya jelaskan intinya saja.
buat para Bitcoin hunter maupun Dollar hunter
segera join ke xapo.com
cuma isi kan email, nama, dan 4 digit angka sebagai pin
lalu akan diminta untuk mengecheck email inbox untuk verify email kita.
setelahnya, bitcoin/US$ anda sudah masuk ke balance anda.
kita juga nantinya bisa order/pesan Debit Card seperti Payonner.

info lanjut silahkan cek DISINI

Daftar Disini

Selasa, 24 Juni 2014